Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik SMP Ditinjau dari Kemandirian Belajar

Authors

  • Saffanah Ziyan Salsabiela Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Fatimatul Khikmiyah Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Syaiful Huda Universitas Muhammadiyah Gresik

DOI:

https://doi.org/10.62383/bilangan.v3i5.789

Keywords:

independent learning, mathematical reasoning, mathematics learning, qualitative approach, thinking skills

Abstract

This study aims to analyze junior high school students’ mathematical reasoning abilities in terms of their levels of learning independence. The research employed a descriptive qualitative approach involving three ninth-grade students from UPT SMP Negeri 5 Gresik, each representing high, medium, and low levels of learning independence. Data were collected through a self-regulated learning questionnaire, a mathematical reasoning test based on the topic of Systems of Linear Equations in Two Variables (SPLDV), and semi-structured interviews. Data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that students with high learning independence demonstrated strong reasoning skills across all seven indicators of mathematical reasoning (representing statements, making conjectures, performing manipulations, constructing proofs, drawing conclusions, verifying arguments, and identifying patterns). Students with medium learning independence fulfilled only some indicators, while those with low learning independence could only make simple conjectures without systematic reasoning. These findings highlight that learning independence plays a crucial role in developing mathematical reasoning, as it enables students to regulate their thinking processes, evaluate solutions, and correct errors. Teachers are encouraged to integrate learning strategies that foster self-regulation—such as the CORE and Flipped Classroom models—to enhance students’ mathematical reasoning skills.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afid, A. A., Nuvitalia, D., & Sanjaya, D. (2024). Hubungan kemandirian belajar dengan hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(2), 121–127. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i2.445

Ansori, Y., Herdiman, I., Fajriah, L., Nugraha, Y., Akbar, P., & Bernard, M. (2019). Pengaruh kemandirian belajar siswa SMP terhadap kemampuan penalaran matematis. Journal on Education, 1(2), 288–296. https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v3i1.646

Asmawati, A., Risnawati, R., & Muhandaz, R. (2019). Pengaruh penerapan strategi pembelajaran metakognitif terhadap kemampuan koneksi matematis berdasarkan kemandirian belajar siswa SMP/MTs. JURING (Journal for Research in Mathematics Learning), 2(3), 273. https://doi.org/10.24014/juring.v2i3.7813

Aulia, W. D., & Abadi, A. P. (2022). Kategorisasi kemampuan penalaran matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal sistem persamaan dua linear. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, 803–809.

Ayu, M., & Utama, E. G. (2023). Pengaruh model Quantum Teaching and Learning terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas V pada materi volume bangun ruang di SDN 26 Singkawang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 610–627.

Hesti Anjani, W., D. H., & R. S. (2022). Analisis kemampuan penalaran matematis pada materi barisan dan deret siswa kelas XI SMK Negeri 1 Toma tahun pembelajaran 2020/2021. Afore, 1(12), 2439–2450. https://doi.org/10.57094/afore.v1i1.435

Hidayati, K., & Listyani, E. (2010). Improving instruments of students' self-regulated learning. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta, 1–18.

Izzati Irawan, A., Darajaatul Aliyah, N., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh lingkungan keluarga, kemandirian belajar, dan media belajar terhadap motivasi belajar siswa di MI Babussalam Krian Sidoarjo. Journal on Education, 6(3), 16220–16233.

Kadarisma, G., Rosyana, T., & Nurjaman, A. (2019). Pengaruh minat belajar terhadap kemampuan penalaran matematik siswa SMP. Jurnal Absis, 2(1), 121–128. https://doi.org/10.30606/absis.v2i1.206

Kondo, S. A. S., Side, S., & Minggi, I. (2018). Analisis kemampuan penalaran matematis dalam pemecahan masalah aljabar ditinjau dari perbedaan gender pada SMP Negeri 8 Makassar. Eprints Universitas Negeri Makassar, 53(9), 1689–1699.

Konita, M., Asikin, M., & Noor Asih, T. S. (2019). Kemampuan penalaran matematis dalam model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 611–615.

Kusumawardani, D. R., Wardono, & Kartono. (2018). Pentingnya penalaran matematika dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1(1), 588–595.

Lestari, A. S., Aripin, U., & Hendriana, H. (2018). Identifikasi kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(4), 493–504. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i4.p493-504

Marfu’ah, S., Zaenuri, Masrukan, & Walid. (2022). Model pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika, 5, 50–54.

Maswekan, B., Setiana, D. S., Irfan, M., Studi, P., Matematika, P., Sarjanawiyata, U., & Yogyakarta, T. (2022). Analisis kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika selama pembelajaran jarak jauh di SMP. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11, 57–65.

Mulyana, A. (2015). Meningkatkan kemampuan penalaran matematik dan kemandirian belajar siswa SMP melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Ilmiah STKIP Siliwangi Bandung, 9(1), 40–51.

Mulyani, J. D., Edy, S., & Khikmiyah, F. (2020). Pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan penyelesaian masalah matematika peserta didik SMP. Journal GEEJ, 7(2).

Mursalini, W. I., Yora, M., & Nelvi, Y. (2024). Pelatihan tes kemampuan penalaran umum untuk siswa kelas XII SMAN 2 Gunung Talang. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 3, 72–77.

Muslimin, M., & Sunardi, S. (2019). Analisis kemampuan penalaran matematika siswa SMA pada materi geometri ruang. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 10(2), 171–178. https://doi.org/10.15294/kreano.v10i2.18323

NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics.

Paokuma, Y. A., Samo, D. D., & Udil, P. A. (2023). Analisis kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 20 Kota Kupang pada materi statistika ditinjau dari kemandirian belajar. Haumeni Journal of Education, 3(2), 1–9. https://doi.org/10.35508/haumeni.v3i2.11866

Piaget, J. (2000). Jean Piaget’s theory of cognitive development. Simply Psychology, October, 8–13.

Pratama, A. R., Sripatmi, Junaidi, & Sridana, N. (2024). Pengaruh penalaran matematis dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar materi statistika siswa kelas VIII MTs Negeri 2 Lombok Barat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 732–742.

Purwijaya, M. F., Darmono, P. B., & Maryam, I. (2023). Pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap penalaran matematis siswa kelas VII SMP Negeri 8 Purworejo. GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 55–66. https://doi.org/10.30656/gauss.v6i1.5494

Rachman, A., (Cand)E., Samanlangi, A. I., & Purnomo, H. (2016). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (Issue Maret). Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu.

Ratau, A. (2016). Pengaruh pendekatan pembelajaran terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa SMP Negeri Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 2(1), 42–59.

Rezeki, W. S., Hadi, F. R., & Marlina, D. (2022). Kemampuan penalaran matematis siswa kelas IV pada masalah open ended. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 3, 810–811.

Saefuddin, A., Rukajat, A., & Herdiana, Y. (2022). Hubungan kemandirian belajar dengan hasil belajar siswa sekolah dasar pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan, 10(1), 7–17. https://doi.org/10.36232/pendidikan.v10i1.1266

Sari, A. (2021). Fenomena ghasab santriwati di Pondok Pesantren Riyadlatul ‘Ulum Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur (Tinjauan Patologi Sosial).

Sari, Y. M. (2023). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan penalaran matematis siswa (Studi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Natar semester genap tahun pelajaran 2022/2023).

Setiawan, A. (2016). Hubungan kausal penalaran matematis terhadap prestasi belajar matematika pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari motivasi belajar matematika siswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 91–100. https://doi.org/10.24042/ajpm.v7i1.133

Sudijono, A. (2011). Pengantar evaluasi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (Issue Maret). Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu.

Sumarmo, U. (2004). Kemandirian belajar: Apa, mengapa, dan bagaimana dikembangkan pada peserta didik. Academia.edu, 1–9.

Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 336–338. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v4i1.323

Sunaisah, S., Rosyadi, I. U., Maulida, F., & Ermawati, D. (2024). Analisis kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan siswa kelas III SD. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 4(3), 187–201. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i3.3961

Tampubolon, J., Atiqah, N., & Panjaitan, U. I. (2019). Pentingnya konsep dasar matematika pada kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Program Studi Matematika Universitas Negeri Medan, 2(3), 1–10.

Tasaik, H. L., & Tuasikal, P. (2018). Peran guru dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik kelas V SD Inpres Samberpasi. Metodik Didaktik, 14(1), 45–55. https://doi.org/10.17509/md.v14i1.11384

Wardhani, S. (2008). Analisis SI dan SKL mata pelajaran matematika SMP/MTs untuk optimalisasi tujuan mata pelajaran matematika. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.

Wulandari, T., & Machromah, I. U. (2024). Kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi pola bilangan. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 689–700. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i1.2014

Zannati, G. N., Fitrianna, A. Y., & Rohaeti, E. E. (2018). Pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan penalaran matematis siswa SMP pada materi perbandingan. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(2), 107–112. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i2.p107-112

Zimmerman, B. J., & Schunk, D. H. (1989). Self-regulated learning and academic achievement: Theory, research, and practice. New York: Springer-Verlag.

Downloads

Published

2025-10-16

How to Cite

Saffanah Ziyan Salsabiela, Fatimatul Khikmiyah, & Syaiful Huda. (2025). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik SMP Ditinjau dari Kemandirian Belajar. Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian Dan Angkasa, 3(5), 67–78. https://doi.org/10.62383/bilangan.v3i5.789

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.