Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani melalui Integrasi Kemandirian Wirausaha dan Pengelolaan Irigasi Berkelanjutan

Authors

  • Yozi Putri Sakinah Universitas Adzkia
  • Fahma Furqani Universitas Adzkia
  • Juwita Wirta Sri Depi Universitas Adzkia
  • M. Farrasky Delas Putra Universitas Adzkia
  • Ainal Husna Universitas Adzkia
  • Ahmad Fachri Universitas Adzkia

DOI:

https://doi.org/10.62383/kolaborasi.v3i4.862

Keywords:

Entrepreneurial Independence, Farmer Group Institution, Muaro Saiyo, Sustainable Irrigation, Empowerment

Abstract

This community service activity aims to strengthen the institutional capacity of the Muaro Saiyo Farmers Group through the integration of entrepreneurial independence and sustainable irrigation management. The main issues faced by the group are the weakness of the organizational structure, low entrepreneurial skills, and poorly coordinated irrigation management. The implementation methods include field surveys, socialization, thematic training (institutional management, post-harvest processing, and sustainable irrigation), mentoring, and evaluation through pre-tests and post-tests to measure changes in knowledge. The results of the activity show a significant increase in participants' knowledge, which improved from 25.9% in the "good" category before the training to 88.9% after the training. In addition, the group formed administrative documents, value-added rice products, and a trained irrigation management team. This program successfully created social changes in the form of new norms in farm management, strengthened the culture of mutual cooperation, and fostered the emergence of local leaders capable of mobilizing the group. Future recommendations include the development of more sustainable farming business units and continuous mentoring to strengthen the group's independence in the long term.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baidhawi. (2025). Pemberdayaan keterampilan pasca panen melalui pembuatan produk olahan jagung kemasan untuk mitigasi risiko biaya dan pendapatan dalam meningkatkan ekonomi lokal. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara, 5.

Everistus, R. (2025). Penguatan kebijakan ketahanan pangan: Sinergi multi pemangku kepentingan dalam peningkatan produksi padi. https://doi.org/10.63822/m0jv6w36

Hasan, F., Ash Siddiq, R. H. B., Agustian, Y., Setiawan, A., Widyanto, B. E., & Wibowo, A. A. (2025). Sosialisasi manajemen infrastruktur pengairan di Desa Cikurubuk Kabupaten Sumedang. Jurnal Abdi Insani, 12(5), 2213–2223. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i5.2310

Holle, Y., Sosial, J., Pertanian, E., Pertanian, F., Papua, U., Gunung, J., Amban, S., & Barat, M.-P. (2022). Penguatan kelembagaan kelompok tani untuk meningkatkan posisi tawar petani. Jurnal Sosio Agri Papua, 11(1).

Khikmiyah, S., Mukhibbatul Bariroh, A., Rohman, A. A., Isti’anah, N., Jannah, M., Kunci, K., Pemasaran, P., & Beras, P. (2024). Peningkatan pemasaran beras Desa Salen dengan pemberian merek kemasan. TAAWUN: Jurnal Pengabdian, 3(1).

Mubarika Raisa, D., Ayu Suryaningrum, D., Masani, U. L., Wira Utami, S., Nurdin, F., & Rasyidin, M. (2025). Tingkat kepuasan anggota kelompok tani ternak: Evaluasi kinerja kelembagaan di Kabupaten Barru. 7(2).

Mukti, G. W., Andriani, R., & Pardian, P. (2018). Transformasi petani menjadi entrepreneur (studi kasus pada program wirausaha muda pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran). Agricore, 3(2).

Muslinawati, R., Muda Agam Sakti, T., Rif, W., Izah, Atul, & Ekonomi Pembangunan, P. (n.d.). The influence of knowledge and technological innovation on the success of agricultural business. 14, 238–251. https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms

Muslinawati. (n.d.).

Nurida, N., Evahelda, & Sitorus, R. (2024). Peran penyuluh pertanian dalam pendampingan petani milenial. Jurnal Penyuluhan, 20(01), 84–95. https://doi.org/10.25015/20202444448

Nuryanti, S., Dewa, D., & Swastika, K. S. (n.d.). Peran kelompok tani dalam penerapan teknologi pertanian.

Oge, L., Pascapanen, T., Lokal, K., & Pangan, K. (n.d.). Intelektual: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi, 1(4), 46–56. Pengembangan teknologi pascapanen berbasis kearifan lokal dalam mendukung ketahanan pangan.

Prasetijo, I. H. (n.d.). Studi pemberdayaan lembaga pengelola jaringan irigasi di tingkat desa.

Safi, A. (n.d.). JoTEC (Journal of Tropical Estate Crops) Model kelembagaan untuk meningkatkan nilai tambah produk kopi di Kabupaten Karo. Journal of Tropical Estate Crops, 2(2), 48–70. https://doi.org/10.31289/jotec.v2i2.14371

Soleh, S. (2024). Perencanaan konstruksi jaringan irigasi melalui partisipatif masyarakat. Aspirasi, 14(01), 18–29. https://doi.org/10.31943/aspirasi.v14i01.122

Sudrajat, B., Yasin, R., Salwa Marlvasha, L., Manajemen Bisnis Syariah, P., Sufyan Tsauri Majenang, I. K., & Tengah, J. (n.d.). Peran tradisi gotong royong dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Karangpucung dalam perspektif ekonomi Islam. https://ejournal.stais.ac.id/index.php/trq

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

Yozi Putri Sakinah, Furqani, F., Depi, J. W. S., Putra, M. F. D., Husna, A., & Fachri, A. (2025). Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani melalui Integrasi Kemandirian Wirausaha dan Pengelolaan Irigasi Berkelanjutan. Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, 3(4), 1–12. https://doi.org/10.62383/kolaborasi.v3i4.862

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.