Pemetaan Dampak Banjir Bandang terhadap Lahan Pertanian di Nagari Pauh Kamang Mudiak Kabupaten Agam

Authors

  • Anisa Fatihah Universitas Negeri Padang
  • Hendry Frananda Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.62383/algoritma.v4i2.963

Keywords:

Flash Flood, NDVI, Overlay, Scoring, Vulnerability

Abstract

The objectives of the study are: 1) To analyze the level of vulnerability of agricultural land to flash floods in Nagari Pauh Kamang Mudiak, 2) To analyze the condition of agricultural land in Nagari Pauh Kamang Mudiak before and after the flash flood. The results of this study: 1) Analysis of the level of vulnerability of agricultural land to flash floods in Nagari Pauh Kamang Mudiak, namely in the safe class covering an area of 8.34 hectares, the non-vulnerable class covering an area of 12.01 hectares, the vulnerable class covering an area of 51.91 hectares and the very vulnerable class covering an area of 18.13 hectares. This shows that most of the research areas have a high level of vulnerability to flash floods. Furthermore, the analysis of flash flood risks with 4 risk classifications is an area with a low risk of 16.94 hectares, a moderate area of 30.60 hectares, a high area of 37.78 hectares, and a very high area of 5.07 hectares. Based on the results of this analysis, the agricultural land most affected by the flash flood in Nagari Pauh Kamang Mudiak is rice fields covering an area of 72.2 hectares, 2) Analysis of the condition of agricultural land vegetation in Nagari Pauh Kamang Mudiak before and after the flash flood, namely with 5 classes, namely the very low greenness class covering an area of 12.69 hectares, low covering an area of 29.69 hectares, medium covering an area of 13.22 hectares, and high covering an area of 34.84 hectares. The results of the accuracy test using overall accuracy reached a suitability of 89.58% and the kappa coefficient reached a suitability of 84.32%, meaning good accuracysuitability between the classification results and actual conditions in the field.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alharbi, T. (2024). A weighted overlay analysis for assessing urban flood risks in arid lands: a case study of Riyadh, Saudi Arabia. Water, 16(3), 397.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Data Bencana Indonesia 2024. Penerbit: Pusat Data Informasi Komunikasi Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Volume 3, Tahun 2025. ISSN 2830-635X

Fadhillah, A. R., & Mukhlis, I. (2024). Banjir Bandang Pada Sektor Pertanian Kota Batu: Menelaah Dampak Ekonimi dan Upaya Pemulihan. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan, 4(1), 1-1.

Hulu, A. E., Alexis, M., Arianingsih, I., Hamka, H., Purnama, R., & Maiwa, A. Pemodelan Spasial Kerawanan Banjir di Kepulauan Nias dan sekitarnya berbasis Sistem Informasi Geografis dan Multi-Criteria Decision Analysis. Jurnal Ilmu

I'zzuddiin, M., Alina, A. N., Mahardianti, M. A., Yahya, F., & Prabawa, S. E. (2025). Analisis Perubahan Indeks Kerapatan Vegetasi Mangrove Menggunakan Algoritma Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di Pantai Timur Surabaya Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Geodesi Undip, 14(1), 21-32.

Juwita, M., & Badaruddin, I. (2026, January). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Jakarta Selatan Menggunakan Metode Overlay dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Ilmu-Ilmu Sosial, dan Hukum (SENPISHUM) (Vol. 1, No. 1).

Kasanah, N. (2020). Analisis lahan sawah tergenang banjir menggunakan metode change detection dan Pppm (phenology and pixel based paddy rice mapping)(studi kasus: Kabupaten Demak). Jurnal Geodesi Undip, 10(1), 259-268.

Mardhatillah, F. R. & Triyatno. (2025). Pemetaan Dampak Banjir Bandang Pada DAS Anai: Studi Kasus Kecamatan X Koto dan Padang Panjang Barat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 221-239.

Nurjayadi, D., Hapsari, R. D., dan Wibowo, D. S. (2021). Analisis hubungan indeks vegetasi NDVI dengan kerapatan vegetasi menggunakan citra satelit Sentinel-2. Jurnal Geografi Gea. 21(1): 47–55.

Putra, A. H., & Triyatno, T. (2022). Analisis Bahaya Bencana Banjir Bandang dan Kerentanan Fisik di Nagari Guguak Sarai, kecamatan Sungai Lasi, Kabupaten Solok. Jurnal Buana, 6(4), 949-968.

Ramadhan, Y., and S. Hariyani. (2021). Analisis Kerawanan Banjir Menggunakan Teknik Overlay dan Pembobotan Parameter Lingkungan. Mulawarman Journal of Geographic Information Science, 12(2), 112–125.

Sitorus, I. H. O., Bioresita, F., & Hayati, N. (2021). Analisa tingkat rawan banjir di daerah kabupaten bandung menggunakan metode pembobotan dan scoring. Jurnal Teknik ITS, 10(1), C14-C19.

Tri, M. A., Putra, Y. S., & Adriat, R. (2021). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Menggunakan Metode Overlay Dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis. Prisma Fisika, 9(3), 234-243.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Anisa Fatihah, & Hendry Frananda. (2026). Pemetaan Dampak Banjir Bandang terhadap Lahan Pertanian di Nagari Pauh Kamang Mudiak Kabupaten Agam. Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian Dan Angkasa, 4(2), 34–50. https://doi.org/10.62383/algoritma.v4i2.963